engkau…
bagai sentuhan lembut mentari
kehangatan belai seluruh lapisan
kulitku
engkau…
bagai keindahan cakrawala dunia
mempesona mataku tuk tak berkedip
engkau…
bagai tetesan embun di kala pagi
bening dan suci yang aku puja
kini engkau tinggal kenangan
memperdaya diriku untuk mengingatmu
menggores beribu sayatan keji di hati
terpaksa karena janji tulus itu
aku mengerti kenapa itu terjadi
engkau lakukan yang terbaik untukmu
dan aku juga tak berdaya
atas apa kata yang terucap di malam itu
tanpa sadar aku orang yang paling
berdosa
mencinta engkau yang berjanji
tanpa sadar kekhilafanku meraja
mengucap kata cinta kepadamu
kini akhirnya begini???
akhir yang tak akan pernah kusadari
mungkin kini malamku akan sepi kembali
mungkin hati ini akan tiada rame lagi
akankah kutemukan ceria hati ini lagi
apakah setelah janji itu engkau kan
kembali???
aku akan tetap menunggumu di sini
tapi jika aku menyusahkanmu
engkau boleh melupakanku
sampai engkau bahagia seperti saat dulu
No comments:
Post a Comment